“Sejak pasang GPS, aki mobil jadi cepat tekor.” Keluhan seperti ini cukup sering terdengar, dan wajar bila pemilik kendaraan khawatir. GPS pelacak memang mengambil daya dari aki agar tetap bisa melaporkan posisi saat mesin mati. Pertanyaannya, seberapa besar daya yang dipakai, dan benarkah perangkat ini penyebab aki soak? Artikel ini membahas faktanya, cara memeriksa sendiri, serta langkah agar GPS pelacak dan aki sama-sama awet.

Setiap mobil modern sebenarnya selalu menyedot sedikit arus listrik meski mesin sudah dimatikan. Arus ini disebut parasitic draw atau arus bocor parasit, dipakai oleh komputer mesin, memori audio, jam, dan sistem keamanan. Menurut Battery Tender, produsen pengisi aki, arus parasit normal pada kendaraan berkisar 20–50 miliampere (mA). Angka 75–100 mA sudah di atas normal, sedangkan 150 mA ke atas tergolong tidak wajar.
Lalu bagaimana dengan GPS pelacak? GPS Insight, perusahaan telematika armada, menyebut sebagian besar pelacak kelas komersial menarik arus kurang dari 10 mA saat kendaraan diam, karena perangkat masuk ke mode hemat daya ketika kendaraan tidak bergerak. Artinya, pada perangkat yang berfungsi normal dan dipasang dengan benar, kontribusinya terhadap total arus parasit relatif kecil.
Banyak GPS pelacak mengirim posisi lebih jarang ketika mesin mati dibandingkan saat kendaraan berjalan. Pengaturan interval inilah yang memengaruhi konsumsi daya. Interval yang sangat rapat saat parkir memberikan data lebih detail, tetapi juga lebih banyak memakai listrik. Tanyakan kepada teknisi pemasang pengaturan yang seimbang untuk kebutuhan Anda.
Ketika aki melemah tidak lama setelah GPS dipasang, perangkat baru itu sering langsung dituduh. Padahal, ada banyak penyebab lain yang lebih umum.
Poin terakhir penting. Masalahnya sering bukan pada jenis perangkatnya, melainkan pada cara pemasangan. Itulah sebabnya pemasangan oleh teknisi yang memahami kelistrikan kendaraan sangat dianjurkan.
Jika curiga ada arus bocor berlebih, Anda bisa melakukan pengecekan sederhana dengan multimeter digital yang memiliki fungsi pengukur arus DC. Ringkasan langkahnya, merujuk panduan Battery Tender:
Jangan menyalakan kunci kontak selama pengukuran karena bisa merusak sekring multimeter. Jika tidak terbiasa dengan kelistrikan mobil, serahkan pemeriksaan ini kepada bengkel.
Pemeriksaan tegangan juga membantu. Menurut detikOto, tegangan aki saat mesin mati idealnya sekitar 12,6–12,8 volt, dan aki perlu segera diperiksa bila di bawah 12 volt. Saat mesin hidup, tegangan pengisian idealnya 13,7–14,7 volt.
Kadang yang terjadi justru sebaliknya: aki melemah sehingga GPS pelacak berhenti melapor. Bila posisi kendaraan tidak diperbarui, cek dulu kondisi aki dan sambungan daya sebelum menyimpulkan perangkat rusak. Penyebab lain seperti kartu SIM, kuota, dan sinyal kami bahas di artikel GPS pelacak offline karena kartu SIM, kuota, dan jaringan.
Perlu diingat juga, pencuri kadang memutus aki atau kabel daya untuk mematikan pelacak. Karena itu, notifikasi pemutusan daya adalah fitur keamanan yang berguna, terutama untuk mobil yang diparkir di rumah dalam waktu lama. Bacaan terkait: mengapa mobil yang diparkir di rumah tetap perlu GPS tracker. Bagi Anda yang baru membeli mobil bekas, periksa pula kondisi aki dan sisa aksesori lama yang mungkin masih tersambung, seperti dijelaskan dalam panduan GPS pelacak mobil bekas.
Pilihan perangkat untuk mobil dapat Anda lihat di halaman produk GPS Mobil GPS Palembang, dan informasi biaya di daftar harga. Bagi pembaca di luar Sumatra Selatan, layanan pemasangan serupa bisa dicari melalui GPS Medan untuk wilayah Sumatra Utara dan GPS Surabaya untuk Jawa Timur.
Pada perangkat yang normal dan dipasang benar, sangat kecil kemungkinannya. Pelacak komersial umumnya menarik arus kurang dari 10 mA saat diam. Aki yang habis semalam biasanya disebabkan lampu menyala, aki tua, atau korsleting.
Tidak ada angka pasti karena bergantung pada kondisi aki. Sebagai kebiasaan baik, nyalakan dan jalankan mobil 2–3 kali seminggu selama 20–30 menit.
Sebagian perangkat memiliki baterai internal kecil untuk mengirim peringatan saat daya utama diputus. Kapasitas dan ketahanannya berbeda-beda, jadi tanyakan spesifikasi perangkat sebelum membeli.
Ukur tegangan saat mesin mati. Bila sering di bawah 12 volt atau mesin terasa berat saat distarter, segera periksakan ke bengkel.
GPS pelacak memang memakai sedikit daya aki, tetapi pada perangkat yang baik dan pemasangan yang benar, porsinya kecil dibandingkan arus parasit normal kendaraan. Aki tekor lebih sering disebabkan usia aki, panas, mobil jarang dipakai, atau aksesori yang salah pasang. Dengan pemasangan yang rapi, pengecekan tegangan berkala, dan kebiasaan memanaskan mobil, GPS pelacak dan aki dapat bekerja berdampingan dengan awet. Ingin memasang GPS pelacak dengan pemasangan yang rapi? Hubungi GPS Palembang melalui halaman Tentang Kami.
Foto: William Liu dan BHARAT VISHAWAKARMA via Unsplash.
Di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi dan logistik di Indonesia, efisiensi serta keamanan kendaraan menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan bisnis. Bagi perusahaan maupun individu yang sering bepergian antar kota, kemampuan untuk memantau posisi kendaraan secara real-time bukan lagi kemewahan,... selengkapnya
Di masa sekarang, penggunaan GPS kendaraan sudah berubah sangat jauh dari fungsi awalnya. Jika dahulu GPS hanya dikenal sebagai alat pelacak lokasi kendaraan ketika hilang, kini teknologi GPS modern hadir jauh lebih canggih. Tidak hanya mengetahui posisi mobil secara real-time,... selengkapnya
5 Langkah Memilih Tempat JUAL & PASANG GPS TRACKER Mobil Pekanbaru di Toko GPS Terbaik Saat ini, lebih dari setengah armada komersial dan pemerintahan di Pekanbaru menggunakan teknologi gps tracker. Sulit untuk menghitung semua bisnis yang muncul untuk memenuhi kebutuhan... selengkapnya
Belum ada komentar